Sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mencermati arah pemerintahan daerah, Edi Lapuk berharap panitia seleksi calon Sekda Kabupaten Solok dapat menjalankan seluruh tahapan secara transparan, objektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, proses yang terbuka akan menjadi bagian penting dalam melahirkan sosok Sekda yang benar-benar memiliki kualitas dan mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan baik.
Ia menilai posisi Sekda memiliki peran strategis dalam membantu menggerakkan roda pemerintahan daerah. Karena itu, proses seleksi tidak semestinya hanya dilihat sebagai agenda administratif, melainkan sebagai tahapan penting untuk menentukan figur yang memiliki kemampuan, integritas serta kapasitas dalam mendukung jalannya pemerintahan Kabupaten Solok ke depan.
“Dalam melaksanakan tugas, panitia seleksi hendaknya mengedepankan transparansi sehingga dapat membuahkan hasil yang baik dan berkualitas untuk menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Solok ke depan,” demikian harapan Edi Lapuk.
Menurutnya, pemerintahan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah dengan masyarakat, termasuk ninik mamak dan unsur kemasyarakatan lainnya, menjadi modal penting untuk menjaga pembangunan dan kehidupan sosial Kabupaten Solok tetap berjalan dalam suasana yang harmonis.
Edi Lapuk juga mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai-nilai adat dan agama yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Minangkabau. Prinsip “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” diharapkan tetap menjadi landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi nilai yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Baginya, pemerintahan yang kuat bukan hanya diukur dari kebijakan dan program yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Transparansi, komunikasi dan keterbukaan dalam setiap proses pemerintahan akan membantu menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan Kabupaten Solok.
Ia berharap siapapun figur yang nantinya memperoleh hasil terbaik dalam proses seleksi calon Sekda Kabupaten Solok dapat diterima secara dewasa oleh seluruh pihak. Perbedaan pilihan maupun harapan, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan masyarakat.
“Siapapun orangnya, kita harus legowo menerima hasilnya,” tegas Edi Lapuk, seraya menekankan bahwa kepentingan Kabupaten Solok harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Edi Lapuk berharap Sekda terpilih nantinya mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, ninik mamak serta seluruh unsur terkait dalam mengawal roda pemerintahan. Ia juga berharap proses seleksi yang transparan dapat menjadi awal yang baik untuk menghadirkan pemerintahan Kabupaten Solok yang semakin maju, berintegritas dan beradab.
TIM

0 Komentar