Kegiatan tersebut mendapat kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung Kabid Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Sumbar, H. Hami Mulyawan, S.Ag., M.Pd., selaku Ketua Tim Kesiswaan Bidang Penmad Kanwil, bersama rombongan. Turut hadir jajaran Kemenag Kabupaten Solok yang dipimpin Kasi Penmad, Dr. Lizi Virma Suryani, SE., MM. Kehadiran tim tersebut menjadi motivasi bagi peserta sekaligus memastikan pelaksanaan OMI berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Peserta OMI wilayah Selatan Kabupaten Solok tahun ini berasal dari MTsN 3 Solok, MTsN 5 Solok, MTsN 6 Solok, MTsS Nurul Iman Baru Bagiriak, MTsS Nurul Ilmi Salimpat, MTsS Simpang Tanjung Nan IV, MTsS Syekh Rafi’i Siangga Anggai, MTsS Ibadurrahman Lolo, dan MTI Surian. Kegiatan juga dihadiri oleh seluruh Kepala MTsN dan MTsS se-wilayah Selatan Kabupaten Solok bersama guru serta pendamping masing-masing.
Kepala MAN 3 Solok, H. Yulfentri, MM, menyampaikan selamat datang kepada seluruh kepala madrasah peserta, pendamping, Tim Monev Kanwil Kemenag Sumbar serta Tim Monev OMI Kemenag Kabupaten Solok. Sebagai tuan rumah, MAN 3 Solok tidak hanya memberikan fasilitas pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghadirkan suasana kekeluargaan melalui jamuan makan basamo dengan sajian khas samba lado padeh lamak.
Menariknya, jamuan tersebut turut dilengkapi markisah atau markisa manis hasil kebun madrasah sendiri, yang menjadi salah satu kebanggaan MAN 3 Solok sekaligus memperkenalkan potensi khas Lembah Gumanti kepada para tamu. Nuansa kebersamaan tersebut membuat pelaksanaan OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarmadrasah di wilayah Selatan Kabupaten Solok.
Kepala MTsN 5 Solok, Syahruddin, S.Ag., M.Si., didampingi KTU Masriwal, S.AP., yang turut mendampingi langsung siswa-siswi MTsN 5 Solok, mengapresiasi pelaksanaan OMI. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman berharga dan motivasi kepada peserta untuk terus meningkatkan prestasi. “Semoga kegiatan OMI ini sukses dan memberikan inspirasi serta pengalaman berharga bagi seluruh peserta untuk terus berprestasi, dan semoga bisa mewakili madrasah masing-masing ke tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Secara umum, pelaksanaan OMI wilayah Selatan Kabupaten Solok berjalan tertib, kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul madrasah yang memiliki kemampuan akademik serta kepercayaan diri untuk berkompetisi pada tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional, sekaligus mencetak generasi terbaik sesuai bidang dan potensi masing-masing.
Rangkaian OMI masih berlanjut pada hari ketiga yang akan diikuti oleh siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-wilayah Selatan Kabupaten Solok. Dengan dukungan seluruh madrasah, tenaga pendidik, pendamping dan Kementerian Agama, OMI diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Solok di tingkat yang lebih tinggi.
(Mas)

0 Komentar