KABUPATEN SOLOK | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Sebanyak 347 atlet dari 38 cabang olahraga (cabor) menjalani tes fisik di GOR Batutaba, Kabupaten Solok, Sabtu (2/8/2026), sebagai bagian dari seleksi dan pemetaan kemampuan atlet menuju ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Tes fisik tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan seluruh atlet memiliki kesiapan fisik yang prima sebelum memasuki pemusatan latihan dan persaingan di Porprov. Seluruh peserta mengikuti berbagai rangkaian pengujian ketahanan, kekuatan, kecepatan, hingga daya tahan tubuh sesuai standar pembinaan olahraga prestasi.
Ketua KONI Kabupaten Solok, Doni Zulkifli, S.T., didampingi Ketua Harian Irwan Eka Sastra Putra, M.Pd., menegaskan bahwa Kabupaten Solok tidak sekadar ingin berpartisipasi, tetapi datang dengan target yang jelas, yakni menembus peringkat lima besar Porprov Sumbar 2026.
"Target kami minimal berada di posisi lima besar dengan raihan 54 medali emas. Untuk mencapainya dibutuhkan kerja keras, disiplin latihan, serta kesiapan fisik yang benar-benar maksimal," ujar Doni.
Pelaksanaan tes fisik kali ini juga mendapat pengawasan langsung dari tim penguji tingkat Provinsi Sumatera Barat, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar objektif dan dapat dijadikan acuan dalam menentukan program pembinaan atlet ke depan.
Tim penguji dipimpin oleh Dr. Ilham, S.Si., M.Or. dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP) sebagai Ketua Tim, didampingi Sutan Hendry Adnan Lukman dari KONI Sumbar, M. Lantang Dinan Bana (FIK UNP), Jasman Hefy (KONI Sumbar), Ziat Alfadel (Universitas Andalas), Zahranis Syfa (FIK UNP), serta Fadila Yolanda (Universitas Andalas).
Kehadiran tim penguji dari tingkat provinsi diharapkan mampu memberikan penilaian yang profesional terhadap kondisi fisik para atlet, sehingga KONI Kabupaten Solok dapat menentukan langkah pembinaan secara tepat menjelang Porprov.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan prestasi olahraga, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi. Peraih medali emas akan menerima bonus sebesar Rp30 juta, medali perak Rp20 juta, dan medali perunggu Rp10 juta.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran bonus sekitar Rp5 miliar yang akan dibayarkan pada tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet agar tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik bagi Kabupaten Solok.
Dengan persiapan yang semakin matang, dukungan penuh dari KONI, pelatih, tim penguji, dan Pemerintah Kabupaten Solok, optimisme untuk mewujudkan target 54 medali emas serta menembus lima besar Porprov Sumbar 2026 semakin terbuka. Semangat juang para atlet kini menjadi modal utama untuk mengharumkan nama Kabupaten Solok di tingkat provinsi.
Bustaman

0 Komentar