SALIMPAK | 21 Agustus 2026 — MTsS Nurul Ilmi Salimpat, Kabupaten Solok, memasuki fase baru pengembangan kelembagaan dengan menetapkan logo sekaligus Rencana Strategis (Renstra) Madrasah periode 2026–2030. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas, arah pengembangan, serta kredibilitas madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Penetapan logo dan Renstra tersebut dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026 Masehi, bertepatan dengan 21 Shafar 1448 Hijriah. Setelah penetapan, sosialisasi logo serta visi-misi madrasah dilakukan secara bertahap selama tiga minggu sepanjang Agustus 2026 melalui pertemuan dan komunikasi bersama unsur madrasah.
Kepala MTsS Nurul Ilmi Salimpat, Adri Wandi, S.Pd.I, mengatakan penetapan logo dan Renstra bukan sekadar perubahan simbol kelembagaan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum untuk menyatukan visi besar institusi di bawah nilai-nilai dasar keagamaan sekaligus memperkuat pilar kebangsaan.
“Madrasah harus terus bergerak maju, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tidak berjalan di tempat,” demikian semangat yang dikedepankan dalam penyusunan arah pengembangan MTsS Nurul Ilmi Salimpat untuk lima tahun ke depan.
Renstra 2026–2030 juga diarahkan untuk mendorong pola pikir terbuka dengan memperkuat literasi, sains, teknologi serta kemampuan bahasa asing. Orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan peserta didik agar memiliki bekal menghadapi perkembangan pendidikan dengan cakupan yang semakin luas.
Bagi keluarga besar MTsS Nurul Ilmi Salimpat, momentum tersebut sekaligus diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap almamater. Guru, siswa dan alumni didorong bersama-sama menjaga nama baik madrasah sekaligus mengambil bagian dalam mewujudkan target kemajuan yang telah dirancang.
Renstra menjadi acuan untuk memberikan arah kinerja yang lebih jelas bagi kepala madrasah dan tenaga pendidik. Target prestasi akademik maupun nonakademik diarahkan agar dapat disusun secara terukur, sehingga perkembangan madrasah dapat dievaluasi secara berkala dan berkelanjutan.
Agenda tersebut turut diisi dengan penetapan visi-misi dan Renstra MTsS Nurul Ilmi Salimpat 2026–2030 serta launching logo madrasah oleh Kepala Madrasah Adri Wandi. Kegiatan tersebut melibatkan Ketua Umum Yayasan Arrifa’i Ilyas, Zulfikar, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Solok, termasuk Kasi Penyelenggara ZAWA Kemenag Kabupaten Solok, Ustadz Azwir, S.Ag.
Pengesahan penetapan logo madrasah kemudian diperkuat melalui penandatanganan persetujuan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, MA, pada 11 Agustus 2026. Kehadiran unsur Kemenag tersebut menjadi bagian penting dalam proses penguatan identitas dan arah kelembagaan madrasah.
Tidak hanya berkaitan dengan logo dan Renstra, kegiatan juga dirangkai dengan pengukuhan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Arrifa’i Ilyas oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Solok. Hadir dalam agenda tersebut H. Elyunus, Ustadz Nazaruddin dan Ilyasmadi.
Pengukuhan UPZ menjadi bentuk dukungan MTsS Nurul Ilmi Salimpat terhadap sejumlah program inovatif Kemenag Kabupaten Solok, antara lain Gadis Basolek, program infak dan sedekah bagi siswa madrasah serta orang tua siswa; Insan Kamil, program infak dan sedekah ASN; serta Densus Madani, gerakan infak dan sedekah subuh. Program tersebut diinisiasi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Dr. H. Dedi Wandra, MA, melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Solok.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Rapat Komite Madrasah bersama orang tua siswa yang dipimpin Ketua Komite, Arsil Dt. Malintang Bumi, S.Pd.I. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pihak madrasah, komite dan keluarga peserta didik dalam mendukung arah pengembangan lembaga.
Di balik seluruh rangkaian tersebut, terdapat mimpi besar yang ingin diwujudkan MTsS Nurul Ilmi Salimpat melalui visi-misi dan Renstra 2026–2030, yakni bertransformasi menuju madrasah negeri yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Solok, khususnya wilayah Selatan.
Target tersebut tentu membutuhkan proses panjang, konsistensi dan dukungan seluruh unsur madrasah serta masyarakat. Namun dengan identitas baru, arah strategis yang lebih terukur, penguatan nilai keagamaan, kebangsaan, literasi, sains dan teknologi, MTsS Nurul Ilmi Salimpat menegaskan tekadnya untuk terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat dan mampu melahirkan generasi unggul serta berkarakter.
Penajurnalis (MAS)

0 Komentar