SOLOK | 20 Juli 2026 — Komitmen membangun generasi yang berkarakter, peduli, dan gemar berbagi terus diperkuat Kementerian Agama Kabupaten Solok. Hal itu ditandai dengan sosialisasi program inovatif "GADIS BASOLEK" (Gerakan Amalan Anak Didik Melalui Infak dan Sedekah Bersama Antarkan Solok Lebih Energik Ekonomi Kreatif) yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A., di MTsN 5 Solok, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman MTsN 5 Solok tersebut dihadiri ratusan wali murid, tokoh agama, pengurus komite, jajaran ASN Kemenag, serta para pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Solok. Kehadiran rombongan Kepala Kemenag disambut hangat melalui penampilan Tari Pasambahan yang dibawakan siswa-siswi MTsN 5 Solok sebagai wujud pelestarian budaya Minangkabau.

Dalam sambutannya, Dr. H. Dedi Wandra, M.A. menegaskan bahwa program GADIS BASOLEK bukan sekadar gerakan mengumpulkan infak, tetapi merupakan upaya membangun karakter peserta didik agar terbiasa berbagi, peduli terhadap sesama, serta memiliki kepekaan sosial sejak usia dini.

"Program ini dimulai dari lingkungan madrasah dengan harapan dapat membantu keberlangsungan pendidikan siswa dhuafa atau kurang mampu di Kabupaten Solok. Ke depan, kami berharap program ini dapat diterapkan di seluruh sekolah dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah," ujar Dedi Wandra.

Secara teknis, setiap siswa akan menerima celengan khusus yang dapat diisi secara sukarela. Dana yang terkumpul nantinya akan dikelola secara transparan dan akuntabel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) madrasah yang bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Solok, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik yang membutuhkan.

Ketua Baznas Kabupaten Solok, Nazaruddin, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap lahirnya program tersebut. Menurutnya, GADIS BASOLEK memiliki potensi besar menjadi solusi nyata dalam membantu siswa kurang mampu sekaligus menekan angka putus sekolah di Kabupaten Solok.

Pada kesempatan yang sama, Nazaruddin juga secara resmi melantik pengurus UPZ MTsN 5 Solok dengan Kamra, S.Pd.I sebagai ketua, yang diharapkan mampu mengelola dana infak dan sedekah secara profesional, amanah, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala MTsN 5 Solok, Syahruddin, S.Ag., M.S.I., menyatakan kesiapan penuh seluruh keluarga besar madrasah untuk menyukseskan program GADIS BASOLEK sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang religius, peduli, dan berjiwa sosial.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Azwir, S.Ag. (Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Solok), Defrizaldi, Lc. (Kepala KUA Pantai Cermin), jajaran ASN dan PPPK MTsN 5 Solok, tokoh masyarakat, serta para wali murid yang memberikan dukungan terhadap program tersebut.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan pembinaan ASN MTsN 5 Solok. Dalam arahannya, Dr. H. Dedi Wandra, M.A. menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan, penguatan kualitas sumber daya manusia, menjaga kebersihan lingkungan madrasah, merancang program Kurban Iduladha secara lebih baik, serta mendorong pengembangan Koperasi Madrasah atau bergabung dengan Koperasi Syariah Kementerian Agama Kabupaten Solok sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis syariah.

Penulis: Masriwal