KAB. SOLOK | Pertemuan awal masyarakat Suku Bendang se-Kabupaten Solok berlangsung penuh kehangatan di Rumah Makan Taratak Galundi, Alahan Panjang, Minggu, 5 Juli 2026. Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 orang tersebut menjadi langkah awal mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat persatuan antaranggota Suku Bendang yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Solok.

Suasana penuh kekeluargaan tampak sejak awal kegiatan. Para peserta hadir dengan semangat yang sama, yakni membangun komunikasi yang lebih erat serta memperkokoh rasa kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Suku Bendang.

Tokoh masyarakat Asrizal Nurdin menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting untuk menyatukan seluruh masyarakat Suku Bendang dalam satu semangat persaudaraan tanpa membedakan daerah asal maupun latar belakang masing-masing.

Menurutnya, kekuatan sebuah suku tidak hanya terletak pada sejarah dan adat istiadat yang diwariskan para leluhur, tetapi juga pada kemampuan seluruh anggotanya menjaga silaturahmi, saling mendukung, dan bersama-sama menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar pikiran mengenai berbagai gagasan untuk mempererat hubungan antarsesama anggota Suku Bendang, termasuk membuka peluang pelaksanaan kegiatan sosial, budaya, maupun pembinaan generasi muda agar semakin mengenal akar budayanya.

Selama berlangsungnya kegiatan, suasana diskusi berlangsung santai namun penuh makna. Para peserta menyampaikan berbagai masukan demi kemajuan organisasi kekeluargaan yang nantinya diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu masyarakat Suku Bendang di Kabupaten Solok.

Asrizal Nurdin mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga nilai-nilai adat Minangkabau yang menjunjung tinggi musyawarah, persatuan, dan rasa saling menghormati. Nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kebersamaan yang kokoh.

Ia juga berharap pertemuan awal ini menjadi langkah berkelanjutan yang nantinya mampu melahirkan berbagai program positif bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antargenerasi sehingga warisan adat dan budaya tetap terpelihara.

Antusiasme sekitar 60 peserta menunjukkan besarnya keinginan masyarakat untuk memiliki wadah yang mampu menghimpun seluruh anggota Suku Bendang dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan semakin kuat, sehingga Suku Bendang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial, budaya, serta kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Solok.

Catatan Redaksi:

Persatuan masyarakat adat merupakan kekuatan besar dalam menjaga nilai budaya, mempererat silaturahmi, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan Suku Bendang diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan melestarikan warisan leluhur.

TIM RMO