SOLOK | Musibah kebakaran yang mengundang duka mendalam menimpa keluarga Ajo Amrizal, warga Jorong Rimbo Data, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Rumah semi permanen yang menjadi tempat tinggal bersama lima anggota keluarganya ludes dilalap api pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh sambaran petir yang menyebabkan korsleting listrik. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah. Tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan.Kabar duka tersebut langsung menyentuh hati masyarakat setempat. Tokoh aktivis perempuan Sungai Nanam, Asparina, S.Pt., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semua yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini," ujarnya dengan penuh haru.

Kepala Jorong Rimbo Data, Muhammad Madi, SH, menjelaskan bahwa kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Selain bangunan rumah yang hangus terbakar, seluruh isi rumah berupa perabotan, pakaian, peralatan rumah tangga hingga dokumen penting turut musnah dilalap api dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.Tidak hanya itu, dua unit sepeda motor milik keluarga korban, yakni satu unit Honda Scoopy dan satu unit Yamaha Jupiter MX, juga ikut hangus terbakar.

Dalam peristiwa tersebut, salah seorang anak Ajo Amrizal mengalami sengatan listrik saat kejadian berlangsung dan segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kini keluarga tersebut harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda yang mereka miliki. Di tengah puing-puing rumah yang telah menjadi abu, mereka hanya bisa berusaha tegar menghadapi ujian berat yang datang begitu tiba-tiba.

Wali Nagari Sungai Nanam, Delvi, S.Sos.I., didampingi Wali Nagari Persiapan Pemekaran Sungai Nanam Barat, Afrizal, S.Sos., menyampaikan belasungkawa mendalam serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu meringankan beban korban.

"Atas nama Pemerintahan Nagari Sungai Nanam dan Pemerintahan Nagari Persiapan Sungai Nanam Barat, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga Ajo Amrizal diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan menghadapi musibah ini. Kami juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Solok, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta para dermawan yang peduli terhadap sesama," ujar Delvi.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Solok sekaligus putra Nagari Sungai Nanam, Misardi, S.Sos. Ia menyampaikan komitmennya untuk meneruskan informasi musibah tersebut kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar bantuan dapat segera disalurkan.

"Semoga Allah SWT menggantikan kehilangan ini dengan rezeki yang lebih baik dan berlipat ganda. Kami mengajak seluruh sanak saudara dan masyarakat untuk ikut membantu meringankan beban keluarga korban. Informasi ini juga akan kami sampaikan kepada Bupati Solok, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya," kata Misardi.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, koordinasi dapat dilakukan melalui Pengurus Masjid Al-Aqsa Rimbo Data, perangkat Nagari Sungai Nanam di Jorong Rimbo Data, maupun Relawan Peduli Nagari Sungai Nanam yang berada di bawah koordinasi Asparina, S.Pt.

Bantuan yang dibutuhkan dapat berupa uang tunai, bahan bangunan, sembako, pakaian layak pakai, maupun bentuk bantuan lainnya. Bantuan juga dapat disalurkan langsung ke lokasi kejadian atau melalui Kantor Wali Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 6)

Sungai Nanam, 18 Juni 2026

Pena Jurnalis

Masriwal, S.AP