SALIMPAT, KAB. SOLOK | Tongkat estafet kepemimpinan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Ilmi Salimpat resmi berpindah. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dari kepala madrasah lama, Gusmanila Putri, S.Pd.I., Gr kepada kepala madrasah baru, Adri Wandi, S.Pd.I., Gr berlangsung khidmat pada Kamis, 7 Mei 2026, di Kampus MTs Nurul Ilmi Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.
Acara pelantikan dan Sertijab tersebut terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, DR. H. Dedi Wandra, MA didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lizi Virma Surianti, S.ST., M.Si. Kehadiran pimpinan Kemenag Kabupaten Solok ini menjadi kunjungan perdana sejak resmi bertugas di Kabupaten Solok kurang dari satu bulan terakhir.
Kehadiran Kepala Kemenag Kabupaten Solok dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan madrasah swasta di daerah, khususnya MTs Nurul Ilmi Salimpat yang terus menunjukkan perkembangan positif di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis keagamaan.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, ucapan terima kasih dan apresiasi mendalam disampaikan kepada Gusmanila Putri atas dedikasi serta pengabdiannya selama lebih kurang dua setengah tahun memimpin MTs Nurul Ilmi Salimpat. Kepemimpinannya dinilai telah memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan madrasah hingga saat ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada Adri Wandi yang kini resmi mengemban amanah sebagai kepala madrasah yang baru. Ia berharap hadirnya kepemimpinan baru mampu membawa inovasi segar dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di Kabupaten Solok.
“Terima kasih kepada Ibu Gusmanila Putri atas pengabdian terbaiknya. Kepada Bapak Adri Wandi, selamat mengemban amanah. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen bahwa setiap madrasah, termasuk MTs Nurul Ilmi Salimpat, memiliki peran strategis dalam membangun umat. Segera lakukan konsolidasi untuk membawa madrasah ini semakin maju, diminati dan berprestasi,” pesan H. Dedi Wandra.
Ketua Umum Yayasan Arrifa’i Ilyas, Zulfikar Panduko Rajo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kemenag Kabupaten Solok yang telah bersedia hadir dalam acara pelantikan dan Sertijab tersebut. Ia juga berharap adanya perhatian serius dari Kementerian Agama terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di MTs Nurul Ilmi Salimpat.
Menurutnya, hingga saat ini pembangunan sejumlah fasilitas seperti laboratorium IPA, laboratorium komputer dan perpustakaan masih terbengkalai dan baru sampai pada tahap pendirian tiang bangunan. Dari enam lokal ruang kelas yang dimiliki MTs Nurul Ilmi Salimpat, baru satu gedung yang merupakan bantuan dari Kementerian Agama RI.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus birokrat senior Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Asrul Syukur, MM yang juga menjabat sebagai Komite Madrasah menyampaikan harapan agar MTs Nurul Ilmi Salimpat mendapat perhatian lebih serius dari Kementerian Agama. Tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak ke madrasah, menurutnya, belum sebanding dengan jumlah sekolah negeri yang tersedia di kawasan Alahan Panjang dan sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa MTs Nurul Ilmi Salimpat siap bertransformasi menuju madrasah negeri. Hal tersebut didukung dengan sumber daya manusia yang dinilai mumpuni, tenaga pendidik muda yang energik, serta lahan seluas 4.841 meter persegi yang telah bersertifikat atas nama madrasah dan siap diserahkan kepada Kementerian Agama RI apabila proses penegerian dapat diwujudkan.
Prosesi pelantikan turut disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan di lingkungan Kabupaten Solok. Hadir di antaranya Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Lizi Virma Surianti, S.ST., M.Si, Kepala KUA Kecamatan Lembah Gumanti Yon Putra, SH.I., MH yang juga bertindak sebagai rohaniawan pelantikan, Kepala MAN 3 Solok H. Yulfentri, S.Pd., MM, Kepala MTsN 5 Solok Syahruddin, S.Ag., M.S.I, Kepala MTsN 6 Solok Harnofa Triza, M.Pd, Kepala MIN 3 Solok Bustarizal, S.Pd dan Kepala MIN 4 Solok Agrestoni, M.Pd serta Kepala MIS Sapan Radius, S.Pd.
Syahruddin yang pernah memimpin MTs Nurul Ilmi Salimpat pada periode 2015 hingga 2023 dinilai sebagai salah satu sosok yang berhasil meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan madrasah tersebut hingga menjadi salah satu sekolah favorit di wilayah Lembah Gumanti.
Selain jajaran pendidikan, kegiatan pelantikan dan Sertijab juga dihadiri unsur Forkopimcam Lembah Gumanti, kepala UPT, perangkat Nagari Salimpat, kepala jorong hingga para orang tua siswa. Pada hari yang sama juga dilaksanakan kegiatan perpisahan dan pelepasan siswa kelas IX.
Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan yang dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sebagai bentuk komitmen menjalankan visi dan misi Kementerian Agama di bidang ekoteologi, kepala madrasah yang baru, Adri Wandi, S.Pd.I., Gr berencana melakukan penanaman bibit pohon mahoni di lingkungan madrasah. Bibit dan lokasi penanaman bahkan telah dipersiapkan sebelumnya.
Namun rencana tersebut terpaksa ditunda karena hujan deras mengguyur kawasan madrasah sesaat setelah kegiatan berlangsung. Menanggapi hal itu, Kepala Kemenag Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra menyampaikan agar kegiatan penanaman pohon dijadwalkan kembali pada waktu yang lebih tepat.
MTs Nurul Ilmi Salimpat yang berada di Kecamatan Lembah Gumanti saat ini dikenal sebagai salah satu madrasah favorit di kawasan yang terkenal dengan kuliner khas “Kareh-kareh”. Untuk tahun ajaran 2026/2027, pihak madrasah menargetkan penerimaan peserta didik baru sebanyak 150 siswa.
Masriwal | Pena Jurnalis
8 Mei 2026
0 Komentar