SUNGAI NANAM, Pena Jurnalis, 27 April 2026 | Menyambut kehadiran peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027, semangat kebersamaan dan komitmen terhadap kemajuan pendidikan ditunjukkan oleh dua sekolah menengah di Sungai Nanam Raya, Kecamatan Lembah Gumanti. SMAN 2 Lembah Gumanti yang berlokasi di Aie Baluluak Sungai Nanam dan SMKN 2 Lembah Gumanti di Lipek Pageh, Nagari Persiapan Sungai Nanam Timur, secara bersamaan menggelar kegiatan yang melibatkan komite sekolah serta masyarakat sebagai wujud sinergi membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik.
SMAN 2 Lembah Gumanti melaksanakan Musyawarah Komite Sekolah dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, pengurus komite, Sekretaris Nagari Sungai Nanam Harmi Sriono Adlis, Ketua KAN Sungai Nanam Parlis Datuak Ampang Batuah, Plt Wali Nagari Persiapan Sungai Nanam Selatan Adrizal, S.Sos., wali murid, tokoh masyarakat, bundo kanduang, pemuda, serta para undangan lainnya.
Musyawarah tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan program dan rencana kerja sekolah, mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan, serta merumuskan langkah-langkah peningkatan mutu pendidikan ke depan.
Kepala SMAN 2 Lembah Gumanti, Boysol Asril, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa peran komite sekolah sangat vital dalam mendukung program pendidikan. Ia menyebutkan, komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan lingkungan akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.
“Melalui musyawarah ini, kami berharap terbangun kesepahaman dan kerja sama yang kuat dalam mendukung kemajuan sekolah, baik akademik maupun non-akademik, khususnya dalam menyambut PPDB TP 2026/2027 serta pembangunan fasilitas yang didukung komite dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 2 Lembah Gumanti, Mulyono, SC, menyampaikan harapan besar terhadap dukungan semua pihak dalam pembenahan fasilitas sekolah. Ia mengungkapkan bahwa saat ini tengah dilakukan pembangunan tempat wudu, WC siswa dan guru, perbaikan ruang kelas, penggantian kaca, serta akses jalan menuju sekolah.
“Kami sangat membutuhkan dukungan karena hingga saat ini belum ada bantuan pembangunan dari pemerintah. Dana BOS hanya mencukupi operasional, sehingga partisipasi masyarakat sangat kami harapkan,” kata Mulyono.
Di lokasi terpisah, SMKN 2 Lembah Gumanti menggelar kegiatan gotong royong (goro) bersama masyarakat di lingkungan sekolah yang berada di Lipek Pageh, Sungai Nanam Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Plt Wali Nagari, komite sekolah, kepala jorong, pemuda, siswa, guru, serta masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, seluruh peserta tampak antusias membersihkan halaman sekolah, saluran air, akses jalan, serta area sekitar. Kegiatan ini juga menjadi respon atas kejadian longsor yang sebelumnya sempat merusak salah satu ruang kelas. Pihak sekolah telah mengajukan proposal bantuan kepada Gubernur Sumatera Barat, Bupati Solok, serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dan instansi terkait.
Kepala SMKN 2 Lembah Gumanti, Aviv Andrici, S.Pd., MM., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan. Ia juga menegaskan pentingnya membangun karakter siswa melalui kegiatan sosial.
“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Kegiatan goro ini menjadi sarana membentuk karakter tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa SMKN 2 Lembah Gumanti yang berdiri sejak 2010 kini memiliki sejumlah jurusan unggulan, seperti TPHP, Teknik Listrik, Teknik Sepeda Motor, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknisi HP. Selain itu, sekolah juga tengah merancang program Tahfiz dan sebelumnya telah menerima bantuan Al-Qur’an dari dr. Eri Murniasis.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, Dr. Bakhtiar, M.Ag., Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Barat. Ia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kedua sekolah dan mendorong masyarakat untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMAN 2 dan SMKN 2 Lembah Gumanti.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Mari kita dorong anak-anak kita untuk bersekolah di sini agar tidak ada lagi yang putus sekolah, serta bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan, baik secara moril maupun materil,” ujarnya.
Dalam PPDB TP 2026/2027, kedua sekolah menargetkan penerimaan masing-masing 150 siswa baru. Sebagai bentuk motivasi, 25 pendaftar pertama akan mendapatkan bantuan khusus dari pihak sekolah.
(Masriwal | Pena Jurnalis)

0 Komentar