KAB. SOLOK | Suasana pagi yang biasanya tenang di Jorong Rawang Abu, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, tiba-tiba berubah menjadi kegemparan. Tangisan seorang bayi yang memecah kesunyian dari sebuah pondok sederhana milik warga mengundang perhatian dan rasa penasaran masyarakat sekitar.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi (6/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu seorang warga bernama Eni mendengar suara tangisan bayi dari arah pondok atau gubuk miliknya yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Awalnya Eni mengira suara tersebut hanyalah suara anak kecil milik warga yang bermain di sekitar lokasi. Namun suara tangisan itu terdengar terus-menerus dan membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak biasa.
Dengan langkah perlahan dan rasa penasaran bercampur khawatir, Eni kemudian mendekati pondok tersebut untuk memastikan dari mana asal suara itu.
Saat pintu pondok dibuka, Eni tertegun. Di dalam pondok sederhana itu ia melihat seorang bayi yang diduga baru saja dilahirkan tergeletak dan menangis.
Bayi tersebut ditemukan tanpa identitas dan tanpa seorang pun yang mendampinginya. Kondisi itu membuat Eni terkejut sekaligus merasa iba melihat bayi kecil yang tak berdaya itu.
Diduga bayi tersebut diantar oleh seseorang yang tidak dikenal ke pondok tersebut. Namun hingga saat ini belum ada warga yang mengetahui siapa yang membawa ataupun meninggalkannya di lokasi tersebut.
Tanpa berpikir panjang, Eni langsung mengangkat bayi itu dan membawanya pulang ke rumahnya untuk memberikan pertolongan sementara.
Kabar penemuan bayi tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat Jorong Rawang Abu. Warga sekitar berdatangan ke rumah Eni untuk melihat langsung kondisi bayi yang ditemukan itu.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat Nagari Koto Laweh. Mendapat informasi itu, Wali Nagari Koto Laweh, Kasyanti, langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi bayi tersebut.
Setelah melihat langsung kondisi bayi itu, Kasyanti bersama warga kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Bukik Sileh di Kecamatan Lembang Jaya agar mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.
Saat ini bayi yang belum diketahui identitas maupun orang tuanya tersebut masih berada di Puskesmas Bukik Sileh dan dalam perawatan tenaga kesehatan.
Peristiwa ini menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Hingga kini belum diketahui siapa orang tua bayi tersebut ataupun siapa yang membawa dan meninggalkannya di pondok milik warga itu.
Namun di balik misteri tersebut, kisah ini juga memperlihatkan sisi kemanusiaan warga yang dengan cepat bergerak menyelamatkan seorang bayi tak berdosa agar tetap mendapatkan perlindungan dan kesempatan hidup yang lebih baik.
TIM

0 Komentar