Alahan Panjang | Kepedulian sosial kembali ditunjukkan keluarga besar SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang. Melalui aksi penggalangan donasi dan pengantaran bantuan langsung, sekolah berbasis tahfidz tersebut hadir meringankan beban salah satu siswanya yang terdampak musibah angin kencang puting beliung yang melanda wilayah Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.
Musibah angin kencang disertai puting beliung itu terjadi pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Bencana alam tersebut menyebabkan bagian depan rumah milik Yulimarni, orang tua dari Rahmat Al-Afghani, siswa kelas VI SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang, roboh dan mengalami kerusakan berat. Rumah yang terdampak berada di Kutianyie, Jorong Pasa, Nagari Sungai Nanam.
Peristiwa itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun di tengah keterbatasan dan cobaan tersebut, semangat gotong royong dan empati tumbuh kuat dari lingkungan pendidikan tempat Rahmat menimba ilmu. Keluarga besar Yayasan SDI Rahmatul Aisy Alahan Panjang langsung bergerak cepat merespons kondisi tersebut.Di bawah koordinasi Kepala SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang, Don Sasria, S.Pd.I, bersama Tim Peduli dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah, dilakukan penggalangan donasi yang melibatkan siswa-siswi, orang tua murid, serta para dermawan. Aksi ini menjadi wujud nyata pendidikan karakter yang selama ini ditanamkan, yakni kepedulian, empati, dan solidaritas sosial.
Penggalangan dana tersebut kemudian diwujudkan dengan pengantaran bantuan langsung ke rumah korban pada Selasa siang, 27 Januari 2026. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Don Sasria, S.Pd.I, didampingi Ustadz Soni Romarto, S.H., S.Pd selaku Ketua Bidang Sosial dan UPZ SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang, Elvita Weni Putri, S.Pd selaku wali kelas VI Al-Kautsar, Ustadz Roni Efendi, Mutia Fadilla, S.Pd, Ustazah Shela Marshanda, S.Pd dari Tim Sosial dan UPZ, serta Ustazah Rahmi Widia, A.Md selaku Penanggung Jawab Tahfidz dan Tahsin.
Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp2.900.000, yang diterima langsung oleh Yulimarni selaku ibunda Rahmat Al-Afghani. Penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan dan doa, mencerminkan ikatan kekeluargaan yang kuat antara pihak sekolah dan wali murid.
Kepala SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang, Don Sasria, S.Pd.I, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama keluarga besar sekolah terhadap musibah yang menimpa salah satu siswanya. “Semoga bantuan dari siswa-siswi kita ini, meskipun tidak seberapa, menjadi tanda bahwa kita ikut merasakan ujian yang menimpa keluarga besar SD Islam Rahmatul Aisy. Ini adalah wujud kepedulian bersama. Semoga Allah SWT memberikan ganti rezeki yang lebih baik,” ujar Don Sasria, yang diamini seluruh rombongan.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan sekaligus tokoh muda pendiri Yayasan Rahmatul Aisy, Rahmat Syah, M.A, menyampaikan apresiasi atas kepedulian seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai aksi sosial tersebut bukan hanya bantuan materi, tetapi juga dukungan moril yang sangat berarti bagi keluarga korban. “Alhamdulillah, kepedulian dan perhatian keluarga besar Yayasan SD Tahfidz Rahmatul Aisy, orang tua siswa, dan para dermawan ini menjadi keberkahan bagi kita semua. Semoga nagari kita dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya, dan empati ini terus tumbuh di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Yulimarni tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur atas perhatian yang diberikan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendoakan keluarganya. “Terima kasih kepada semua yang telah peduli dan membantu. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan dan rezeki yang lebih baik bagi para dermawan di mana pun berada. Mudah-mudahan ada hikmah di balik peristiwa ini, termasuk dukungan luar biasa dari para ustadz dan ustazah di SD Tahfidz Rahmatul Aisy,” tutur Yulimarni.
Yulimarni diketahui memiliki tiga orang putra. Anak sulungnya, Rahmat Al-Ghifari Ramadhan, merupakan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Program Studi Manajemen Ekonomi Syariah semester lima. Anak kedua, Rahmat Al-Afghani, duduk di kelas VI SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang, sementara anak bungsunya, Rahmat Alfatih Mubaraq, merupakan siswa PAUD Al-Hidayah Masjid Raya Muhajirin Sungai Nanam.
SD Tahfidz Rahmatul Aisy Alahan Panjang sendiri saat ini menaungi sekitar 700 siswa dan memiliki jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMK Kesehatan, serta Rumah Tahfidz. Yayasan ini memiliki pusat di SD Tahfidz Rahmatul Aisy 1 Arosuka dan SD Tahfidz Rahmatul Aisy 2 di Pakan Sabtu Alahan Panjang, menjadi salah satu lembaga pendidikan berbasis keislaman yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Alahan Panjang, 27 Januari 2026
Penulis: Masriwal, S.AP




0 Komentar