Sungai Nanam, 8 Januari 2026 | Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H sekaligus memperingati pekan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Pondok Tahfidz Al-Qur’an Darul Qura’ yang bernaung di Mushalla Nurul Ihsan Kutianyie, Sungai Nanam, menggelar kegiatan penyantunan anak yatim-piatu dan dhuafa.

Kegiatan sosial keagamaan ini terselenggara berkat dukungan para donatur, di antaranya Arif Rahman dan Wilmayanti, Henka Hijab, Hj. Tatisni, serta para dermawan lainnya yang dengan ikhlas berbagi rezeki untuk anak-anak yang membutuhkan.

Acara tersebut dihadiri oleh anak yatim-piatu dhuafa, santri Pondok Tahfidz Al-Qur’an Darul Qura’, orang tua santri, jamaah mushalla, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kehangatan kebersamaan.

Ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Teguh Rahmat Ravenda, Lc., Hafizh Al-Qur’an 30 Juz, putra asli Sungai Nanam yang baru saja menamatkan pendidikan Strata 1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia juga dikenal sebagai pendiri SDIT dan Rumah Qur’an Anzalat Aie Sanam, Sungai Nanam.

Dalam tausiahnya, Ustaz Teguh Rahmat Ravenda menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan santunan sebagai bentuk nyata menumbuhkan rasa cinta, empati, dan kasih sayang terhadap anak yatim-piatu dhuafa. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program tahfidz Al-Qur’an sebagai benteng moral generasi muda di tengah derasnya pengaruh era digitalisasi.

“Program tahfidz Al-Qur’an sangat strategis untuk membina akhlak dan menjaga generasi dari dampak negatif perkembangan zaman. Kegiatan seperti ini hendaknya terus dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus sekaligus pengajar Pondok Tahfidz Al-Qur’an Darul Qura’, Ustaz Zentria Nopa, S.Pd., bersama Ustazah Rita Framika, S.Pd., mengajak masyarakat luas untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan pondok melalui infak, sedekah, dan wakaf. Mereka juga mengingatkan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap pendidikan, kesehatan, kebutuhan sehari-hari, serta pembinaan ibadah anak yatim-piatu dhuafa.

Pendiri Pondok Tahfidz Al-Qur’an Darul Qura’, Masriwal, S.AP., menjelaskan bahwa pondok dan rumah tahfidz tersebut berdiri sejak Juni 2023 dan hingga kini aktif menjalankan kegiatan pendidikan Al-Qur’an secara gratis. Saat ini, pondok membina 35 santri dengan dua tenaga pengajar.

“Untuk operasional, khususnya insentif guru, kami mendapat dukungan dari keluarga perantau Minang di Malaysia serta para donatur di berbagai daerah,” ungkap Masriwal.

Ia juga menambahkan bahwa sejak tahun 2020 hingga sekarang, mushalla secara rutin melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan rata-rata empat ekor sapi setiap tahun. Selain itu, pada Desember 2025 lalu, mushalla juga menerima bantuan tikar shalat dari infak dan sedekah para dermawan.

Ketua Pengurus Mushalla Nurul Ihsan, Edison, berharap dukungan masyarakat terus mengalir agar kualitas pendidikan Al-Qur’an di Pondok Tahfidz Darul Qura’ semakin meningkat. Ke depan, pengurus merencanakan sejumlah program pembangunan dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 H, antara lain perbaikan teras keliling, pengerasan halaman, perbaikan jaringan air dan listrik, pembangunan tempat wudhu, serta penambahan ruang tahfidz dengan estimasi kebutuhan dana sekitar Rp25 juta.

Bagi masyarakat dan para dermawan yang ingin berpartisipasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening Bank Nagari/BPD Sumbar Nomor: 2300.0210.14936-1 atas nama Pondok Tahfidz Al-Qur’an Darul Qura’ Mushalla Nurul Ihsan Kutianyie Sungai Nanam.

Masriwal, S.AP