KAB. SOLOK | Sungai Nanam yang biasanya lengang di siang hari mendadak ramai pada Selasa, 13 Januari 2026. Ratusan aparatur sipil negara dan PPPK Kementerian Agama memadati Masjid Muhajirin dalam kegiatan Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok wilayah selatan.
Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh guru dan pegawai dari berbagai satuan kerja madrasah dan KUA, di antaranya MI, MIN, MIS Sapan Sungai Nanam, Mu’allimin Tabek Talang Babungo, MTsN 3, 5, dan 6 Solok, MTsS Salimpat, MTsS Ibadurrahman Lolo, MTI Surian, MTsS Simpang Tanjung Nan Ampek, MTsS Syaikh Rafii Siangai-Anggai, MAN 3 Solok, MA Hasanah Surian, serta para kepala KUA Lembah Gumanti, Hiliran Gumanti, Pantai Cermin, dan Danau Kembar.
Tabligh Akbar yang mengusung tema Mari Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT dan Kecintaan Kita kepada Rasulullah SAW ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus refleksi spiritual bagi insan Kementerian Agama RI di wilayah selatan Kabupaten Solok.
Selain unsur pimpinan Kemenag Kabupaten Solok, kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat, aparatur nagari, para kepala pondok pesantren se wilayah selatan, serta jamaah Masjid Muhajirin Sungai Nanam yang menyambut antusias pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pengurus Masjid Muhajirin Sungai Nanam, H. Zulhamidi Pito Rajo, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Solok yang telah mempercayakan masjid tersebut sebagai lokasi pelaksanaan Tabligh Akbar.
Wali Nagari Sungai Nanam, Delfi, S.Sos.I, menyampaikan harapannya agar kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana penguatan iman dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa para pemuda Sungai Nanam telah menggalang dana sebesar 10 juta rupiah untuk pembelian kerekel dan penimbunan bahu jalan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan Kementerian Agama wilayah selatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M, dalam arahannya menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus dijadikan momentum introspeksi diri, terutama bagi aparatur Kementerian Agama, untuk meningkatkan kualitas ibadah, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pelayanan kepada umat sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Kementerian Agama Republik Indonesia bertajuk Layanan Berdampak, di mana setiap aktivitas keagamaan diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat peran Kemenag sebagai pelayan umat.
Tausyiah disampaikan oleh Drs. H. Syahrul Wirda, M.M, mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani hikmah Isra Mi’raj, khususnya dalam menjaga salat sebagai tiang agama serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Tabligh Akbar berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Jamaah tampak serius menyimak tausyiah dan menunjukkan semangat untuk terus berbenah, baik secara spiritual maupun dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.
Kepala MTsN 5 Solok, Syahruddin, S.Ag., M.S.I, menyampaikan harapannya agar guru dan pegawai MTsN 5 Solok mampu mengambil hikmah dari peringatan Isra Mi’raj dan mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam pelaksanaan tugas serta kehidupan bermasyarakat.
Pada sore harinya, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm., A.Pt, bersama anggota DPRD Kabupaten Solok daerah pemilihan wilayah selatan, Misardi, S.Sos.I, yang merupakan putra Sungai Nanam, turut mengunjungi kegiatan gotong royong pemuda Sungai Nanam dan memberikan bantuan sebesar dua juta rupiah sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan masyarakat.
Masjid Raya Muhajirin Sungai Nanam sendiri merupakan masjid pengembangan sejak tahun 1967 dari Masjid Lamo Sungai Nanam, seiring pertambahan jumlah penduduk. Saat ini, Sungai Nanam tengah mempersiapkan pemekaran menjadi empat nagari dengan jumlah penduduk sekitar 29 ribu jiwa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, serta memiliki fasilitas pendidikan, keagamaan, dan sosial yang terus berkembang.
Catatan Redaksi:
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H yang digelar Kementerian Agama Kabupaten Solok wilayah selatan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah, aparatur, dan masyarakat dalam memperkuat nilai spiritual, sosial, serta semangat gotong royong di Nagari Sungai Nanam.
TIM RMO

0 Komentar