Sungai Nanam | Angin kencang disertai puting beliung melanda kawasan Kutianyie, Jorong Pasa, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin malam, 19 Januari 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik Yulimarni, warga Kutianyie Jorong Pasa, mengalami kerusakan cukup parah. Terjangan angin datang secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun berdampak signifikan terhadap bangunan rumah korban.
Kepala Tim Peduli Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Asparina, S.Pt, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa korban. Ia berharap Yulimarni dan keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut. “Semoga saudara kita Yulimarni tabah dan sabar, serta Allah SWT memberikan ganti rezeki yang lebih baik,” ujar Asparina.
Sementara itu, Wali Nagari Sungai Nanam, Delfi, S.Sos, menjelaskan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh angin kencang puting beliung. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai sekitar 35 juta rupiah,” kata Delfi.
Delfi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama memasuki musim panas. Ia mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran rumah, lahan, perkebunan, maupun kawasan perladangan.
Ketua Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Masriwal, S.AP, yang juga merupakan kakak kandung Yulimarni, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendoakan dan menunjukkan kepedulian. Ia menjelaskan bahwa kerusakan utama rumah meliputi teras depan, satu kamar anak, serta satu ruang kedai. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan ada hikmah di balik peristiwa ini,” ujarnya.
Adapun lokasi rumah korban berada di dekat Mushalla Nurul Ihsan, Pondok Tahfidz Qur’an Darul Qura, Kutianyie Jorong Pasa, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Sungai Nanam, 20 Januari 2026
Tim Redaksi Pena Jurnalis

0 Komentar